Addurl.nu COR BETON READYMIX JAYAMIX BANDUNG

COR BETON READYMIX JAYAMIX BANDUNG

Beton cor readymix sekarang sudah bukan hal yang asing dimata masyarakat, pembangunan kontruksi mulai dari perumahan, ruko dan gedung-gedung yang berlantai tinggi sekarang hampir semuanya menggunakan jasa beton ready mix. seiring perkembangan teknologi yang begitu cepat, proses pengecoran bangunan sudah menggunakan teknologi-teknologi tinggi yang menguntungkan bagi para kontraktor maupun konsumen. penggunaan beton cor readymix awalnya hanya digunakan untuk bangunan atau gedung-gedung yang tinggi tapi pada saat ini permintaan beton cor readymix sudah merambah ke perumahan-perumahan dan ruko-ruko karena kemudahan proses pengecoran dan keunggulan dari segi kekuatan dibandingkan dengan pengecoran konvensional.



Harga Cor Beton Ready Mix Jayamix


Mutu BetonHarga Redymix/M3Remark
K-B0Rp.720.000,-Konstruksi Non Stuktual
K-125Rp.730.000,-Konstuksi Struktural
K-150Rp.750.000,-Konstuksi Struktural
K-175Rp.770.000,-Konstuksi Struktural
K-200Rp.790.000,-Konstuksi Struktural
K-225Rp.820.000,-Konstuksi Struktural
K-250Rp.840.000,-Konstuksi Struktural
K-275Rp.860.000,-Konstuksi Struktural
K-300Rp.880.000,-Konstuksi Struktural
K-325Rp.900.000,-Konstruksi khusus/ pratekan
K-350Rp.920.000,-Konstruksi khusus/ pratekan
K-375Rp.940.000,-Konstruksi khusus/ pratekan
K-400Rp.960.000,-Konstruksi khusus/ pratekan
K-425Rp.980.000,-Konstruksi khusus/ pratekan
K-450Rp.1.000.000,-Konstruksi khusus/ pratekan
K-475Rp.1.010.000,-Konstruksi khusus/ pratekan
K-500Rp.1.050.000,-Konstruksi khusus/ pratekan
Catatan : Slum 2cm

Mutu Beton Ready Mix Jayamix

Ready Mix dan Mini Mix menyesuaikan kebutuhan anda dengan membagi beberapa bagian dan penggunaan spesifikasinya :

Mutu Beton Jaya Mix K B0 – K200 (contoh pengguanaan untuk lantai kerja, garasi, dan jalan gang desa)
Mutu Beton Jaya Mix K 225 – K 300 (contoh penggunaan untuk rumah tinggal, jalan komplek, ruko)
Mutu Beton Jaya Mix K 350 – K 600 (contoh penggunaan untuk jalan raya kelas 1, beton precast)

Pengertian Mutu Beton Ready Mix

Merujuk pada Pengertian Ready Mix dan Mutu Beton merupakan klasifikasi kegunaan beton itu sendiri yang terdiri dari beberapa karakteristik juga menyatakan kekuatan tekan luas bidang permukaan.


Mutu Beton FC’

Beton dengan mutu fc’ 25 menyatakan kekuatan tekan minimum adalah 25 MPa pada umur beton 28 hari, dengan menggunakan silinder beton diameter 15 cm, tinggi 30 cm. Mengacu pada standar SNI 03-2847-2002 yang merujuk pada ACI (American Concrete Institute).1 MPa = 10 kg/cm2.


Mutu Beton KARAKTERISTIK

Beton dengan mutu K-250 menyatakan kekuatan tekan karakteristik minimum adalah 250 kg/cm2 pada umur beton 28 hari, dengan menggunakan kubus beton ukuran 15x15x15 cm. Mengacu pada PBI 71 yang merujuk pada standar eropa lama. Disini kita tidak bisa langsung mengatakan 25 MPa sama dengan K-250


Perbandingan FC’ dan K

Dengan perbandingan kuat tekan benda uji :

Kubus 15x15x15 cm = 1,00

Kubus 20x20x20 cm = 0,95

Silinder 15×30 cm = 0,83

Contoh :

Mutu beton fc’ 25 MPa (benda uji silinder), mutu beton K berapa? Apabila benda uji kubus 15x15x15 cm Kuat tekan = 250 kg/cm2 : 0,83 = 301,20 kg/cm2 ~ K-300.


Klasifikasi Kegunaan Beton Berdasarkan Mutu

Mutu beton berdasarkan karakteristik beton dalam praktek di lapangan dapat dibagi menjadi tiga bagian yaitu: 


Mutu Beton K-B0 (Nol) K-100, K125, K-150, K-175, dan K-200 (Beton non struktural)

Beton non struktural adalah pekerjaan pengecoran beton yang tidak mengandung secara langsung unsur strukutral antara lain besi sebagai bahan penulangan cor beton. Mutu beton non struktural atau juga disebut beton kelas I.


Mutu Beton K-225, K-250, K-275 dan K-300 (Struktural)

Beton struktural adalah jenis beton yang mengandung unsur penulangan besi dalam adukan corannya, beton struktural juga meliputi pekerjaan pembesian dan pekerjaan pengecoran beton. Sedangkan pekerjaan lainnya yang sering berubungan dengan pekerjaan beton adalah pekerjaan peynyusunan struktur baja, bekisting beton, finishing beton, pondasi beton, pasangan bata dan lain sebagainya.

Mutu beton struktural juga disebut beton kelas II yang terdiri dari beberapa kelas.

Mutu Beton K-325, K-350, K-375, K450, dan K-500 (Prategang)

Beton prategang adalah perpaduan antara beton dan baja, sedangkan beton merupakan materi yang memiliki daya kekuatan tekan yang tinggi akan tetapi kekuatan tariknya rendah. Disamping itu baja memiliki kekuatan tarik yang sangat tinggi. Dengan kombinasi antara kekuatan beton dan baja maka akan menghasilkan struktur yang kuat terhadap beban tekan dan beban tarik. Mutu beton pratekan ini juga disebut kelas III yang terdiri dari beberapa karakteristik kelas.

Dari sumber-sumber yang kami dapat mengenai peng-kelasan mutu beton ini maka dapat dikategorikan selain yang disebutkan diatas tersebut, adapun beton jika dilihat dari kelas dan mutunya adalah sebagai berikut:

Klas A ( K 500)

Kegunaan dan peruntukan kelas ini adalah untuk beton untuk precast atau prestressed

Klas P ( K450 )

Kelas jenis beton ini kegunannya untuk rigit, jalan klas 1 atau jala negara dan jalanl tol)

Klas B ( K350 )

Jenis Beton kelas ini diperuntukan untuk lantai biasanya lantai dasar bangunan pabrik

Klas K 300

Beton untuk kontruksi bangunan ruko / rumah bertingkat 3 lantai s/d 5 lantai

Klas K 250

Konstruksi bangunan bertingkat dua lantai, ruko/ rumah tinggal / standar.

Klas K 225, Mutu Beton K225 

Klas 225 ( MINI MIX / mobil kecil) kontsruksi bangunan bertingkat dua lantai, ruko/ rumah tinggal.

Klas D ( K 175 ) konsruksi bangunan ringan.

Klas E ( K 125 ) konsruksi LC/ lantai dasar

Klas BO konsruksi LC/ lantai dasar.


Menghitung Kebutuhan Cor Beton 


Saat anda ingin mengecor dengan struktur beton maka hal yang harus diperhatikan yaitu menghitung berapa kebutuhan dari cor beton tersebut, jika salah menghitung dikhawatirkan justru akan menambah beban pengeluaran yang tentu saja merugikan anda sendiri. Pada artikel kali ini saya akan memberikan uraian mengenai cara menghitung beton yang dibutuhkan, namun ini hanya sebatas contoh saja dan hasil akhirnya tentu saja berbeda dengan yang sedang anda kerjakan karena ukuran dan bentuk struktur yang berbeda pula.

Sekarang sudah banyak jasa pembuatan cor yang ditawarkan dipasaran, biasanya selain sesuai dari pesanan juga sudah ada ukuran tersendiri yang bisa anda pilih namun harganya sudah pasti lebih mahal, akan tetapi anda juga bisa membuat cor sendiri dengan biaya yang lebih murah hanya saja anda juga tetap harus memperhitungkan berapa rincian bahan bangunan yang dibutuhkan seperti berapa zak semen, berapa banyak pasir untuk beton tersebut dan berapa kerikil yang diperlukan.
Tips Membuat Cor Beton

Membuat cor beton memang terlihat mudah namun saat dipraktekkan justru sangat sulit sekali dan itulah alasannya mengapa banyak orang yang lebih memilih memesan dibandingkan dengan membuat sendiri. Ada beberapa tips apabila anda ingin membuatnya sendiri salah satunya yaitu harus mengetahui teknik dan triknya agar cor beton tersebut tidak rapuh dan mudah rusak akibat keropos. Cor beton dikaakan bagus apabila sudah memenuhi kriteria seperti kuat, permukaan rata dan halus, datar, tegak, tidak mudah retak dan tentu saja kokoh.

Beberapa tips membuat cor beton yang bagus diantaranya desain struktur harus benar dan material kemudian jangan sampai boros dalam penggunaan bahan tersebut agar anda juga tidak merugi, selain itu silahkan segara dibersihkan apabila ada beton yang tercecer kemana-mana. Hal itu dikarenakan jika sudah mengeras maka sulit untuk dibersihkan dan dihilangkan.

Contoh Soal

Jika kita hendak melakukan pengecoran plat lantai dak beton atap rumah dengan bentuk persegi panjang ukuran 10 m x 16 m, tebal plat dibuat 12 cm, anggap saja pada bagian baloknya sudah diketahui hasilnya atau bahkan sudah di cor jadi kita hanya perlu menghitung kebutuhan beton untuk plat lantai atapnya saja.
Untuk ke depannya kita akan membeli beton jadi dalam bentuk ready mix, jika satu truck mixer mampu mengangkut 5 m3 beton. Pertanyaanya adalah berapakah jumlah truck beton yang perlu dipesan untuk memenuhi kebutuhan cor beton di atas?
Langsung saja dihitung soal diatas:

Volume plat lantai = 10 m x 16 m x 0,12 m = 19,2 m3.
Angka keamanan/ safety factor / wise kita buat 2,5 % x 19,2 m3 = 0,48 m3 ( ini dimaksudkan sebagai cadangan ketika terjadi kekurangan akibat kejadian tidak terduga seperti tumpah, kebocoran bekisting, salah hitung dll.)

Jadi total volume beton yang dibutuhkan adalah 19,68 m3 kita bulatkan menjadi 20 m3.
Jika 1 truck mixer mampu mengangkut 5 m3 maka total yang harus dipesan adalah 20 m3 : 5 m3 = 4 truck.

Jadi yang diperlukan adalah 4 truck mixer kapasitas 5 m3. NB: jangan heran jika nanti hasil akhirnya ketemu bulangan bulat karena memang sudah direncanakan sejak awal untuk mempermudah pemahaman.

Posting Komentar

0 Komentar